Berita Jawa POS

Banjir Lagi, Akses ke Bandara Lumpuh
Bus Damri mengangkut calon penumpang pesawat di Tol Bandara Km 25-27, Tangerang, Kamis (8/5). Genangan ini akibat tanggul tol jebol. Ketinggian air di kiri-kanan tol memang lebih tinggi daripada permukaan jalan.
Puluhan Penerbangan Tertunda Tiga Jam
TANGERANG – Akses tol Sedyatmo yang menghubungkan Jakarta dengan Bandara Soekarno-Hatta kembali lumpuh akibat banjir. Kali ini banjir disebabkan jebolnya dua tanggul akibat luapan rob (air pasang laut tinggi) yang berlokasi di Kampung Kamal Muara, RW 02, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.

Jebolnya tanggul sepanjang 7 meter dan dua meter pukul 02.50 kemarin (08/05) itu berimbas terendamnya jalan tol di Km 25/800 hingga Km 26/700. Tinggi genangan hingga satu meter lebih dengan panjang 1,8 kilometer. Akibatnya, jalan tersebut tidak bisa dilalui kendaraan jenis sedan. Tapi, ketinggian air itu bisa diterjang truk Brimob dan TNI.

Ratusan warga yang terjebak, baik yang hendak ke Bandara Soekarno-Hatta maupun ke Jakarta, harus naik truk-truk milik Brimob Kelapa Dua dan TNI-AL. Mereka menyiapkan 10 unit.

Hingga kemarin, petugas jasa marga terus berupaya menutup jebolan tanggul dengan karung berisi pasir. Banjir yang sudah terjadi 3 kali selama 2008 itu menyebabkan penumpang pesawat terlambat. Tercatat sedikitnya 36 penerbangan domestik ke berbagai tujuan se-Indonesia dan dua penerbangan internasional ke Singapura dan Hongkong terlambat lebih dari 3 jam.

Bukan itu saja, kedatangan pesawat domestik dari berbagai bandara di tanah air juga terlambat, yakni 25 penerbangan. Kepala Cabang Utama Bandara Soekarno-Hatta Hariyanto mengatakan, pihaknya tidak menutup operasional bandara yang menjadi gerbang masuk ke Indonesia tersebut.

“Hingga sore ini (kemarin), belum ada penerbangan yang cancel (tertunda, Red). Tapi, memang mengalami penundaan hingga lebih dari 3 jam,” katanya kepada Indo Pos (Grup Jawa Pos) usai memantau kondisi banjir dengan menggunakan helikopter milik Polri bersama Administrator Bandara Herty Bakti dan Kapolres Metro Bandara Kombespol Guntur Setyanto.

Bagi calon penumpang yang terjebak kemacetan cukup parah di lokasi banjir, pihaknya telah meminta manajemen penerbangan untuk memberikan toleransi atas keterlambatan itu. “Semua maskapai telah sepakat. Dan, mereka juga bisa mengerti dan tidak ada pembatalan tiket,” terangnya.

Jadi, bila ada penumpang yang telat dan tidak bisa terbang, tiket tidak hangus dan bisa dipergunakan pada hari selanjutnya. Selain itu, dia meminta penumpang datang lebih awal agar terhindar dari kemacetan akibat banjir di satu-satunya akses masuk ke bandara itu.

Pantauan Indo Pos sepanjang hari kemarin, banyak penumpang yang menunggu, baik di terminal 1 keberangkatan dan kedatangan domestik maupun terminal 2 keberangkatan dan kedatangan internasional. Bahkan, ada penumpang yang sampai tertidur di sembarang tempat lantaran lamanya menunggu angkutan.

Akibat banjir tersebut, berbagai jalur alternatif terjadi kemacetan kendaraan hingga 5 kilometer. Begitu juga yang terjadi di jalan-jalan wilayah Kota Tangerang yang biasanya lengang kini dipenuhi berbagai kendaraan. Akibatnya, terjadi kemacetan di jalanan yang sempit itu hingga beberapa kilometer.

Hingga pukul 15.00 kemarin, ketinggian air di jalan tol tersebut 50 sentimeter. Dan, pada pukul 17.30, ketinggian air 10 sentimeter. (din/jpnn/kum)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.